kelam berkuasa dari gunung sampai ke pantai
tak peduli akan langkah yang kian gontai
hitam bak perisai
amankan hati yang semakin lunglai
aku berpijak padaNYa
pada apa yang sebenarnya aku takutkan
dan pada akhirnya tak dapat aku selesaikan
hitam
aku padamu
engkau padaku
selimuti dustaku
dimana segala hayalan akan bertemu
Tampilkan postingan dengan label u2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label u2. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 April 2011
Kamis, 10 Maret 2011
apa kabar cinta?
apa kabar cinta?
masihkah kau seindah dulu?
membara yang hadirkan damai?
bercahaya ketika malam gelap membelai?
apakah masih nyanyianmu untukku?
masihkah getar rindu itu tentang aku?
masihkah cerita bintang berbalut kisah kau dan aku?
apakah disitu kau masih bernama cinta?
banyak tanyaku untukmu. .
terlalu letihkah kau menjawabnya?
nyinyirku bukan tanpa makna. .
ini tanya berisi harapan tak benarnya smua prasangka. .
masihkah kau seindah dulu?
membara yang hadirkan damai?
bercahaya ketika malam gelap membelai?
apakah masih nyanyianmu untukku?
masihkah getar rindu itu tentang aku?
masihkah cerita bintang berbalut kisah kau dan aku?
apakah disitu kau masih bernama cinta?
banyak tanyaku untukmu. .
terlalu letihkah kau menjawabnya?
nyinyirku bukan tanpa makna. .
ini tanya berisi harapan tak benarnya smua prasangka. .
Jumat, 14 Januari 2011
abu.abu langit malamku
mungkin masih ada bias cahaya bintang.
langitku masih terang, memang tak seperti biasa.
tapi cukup indah.
abu.abu langit malamku.
menjemput khayalku bersama bintang.
yang dulu terang, terindah.
kini terhalang awan abu.abu. .
singkirkan kabut, wahai angin. . !
aku ingìn melihatnya. .
dia. . dia bintang terindah. .
sampai saat ini masih menyimpan cerita. .
langitku masih terang, memang tak seperti biasa.
tapi cukup indah.
abu.abu langit malamku.
menjemput khayalku bersama bintang.
yang dulu terang, terindah.
kini terhalang awan abu.abu. .
singkirkan kabut, wahai angin. . !
aku ingìn melihatnya. .
dia. . dia bintang terindah. .
sampai saat ini masih menyimpan cerita. .
Selasa, 13 Juli 2010
terlewatkan
disanalah ada keindahan abadi. .
dihiasi berjuta cahaya kedamaian dan ketenangan. .
aku dan kamu melewatinya. .
melangkah tergesah tanpa bisa tentukan arah. .
kupastikan semua tak akan terulang. .
terlalu pelik dan sulit mengulang waktu yang terbuang. .
merajah hatiku bila waktu sempat terkenang. .
lupakan. .lupakan. .lupakan. .
hanya itu yang teranjurkan dalam penyesalan
dihiasi berjuta cahaya kedamaian dan ketenangan. .
aku dan kamu melewatinya. .
melangkah tergesah tanpa bisa tentukan arah. .
kupastikan semua tak akan terulang. .
terlalu pelik dan sulit mengulang waktu yang terbuang. .
merajah hatiku bila waktu sempat terkenang. .
lupakan. .lupakan. .lupakan. .
hanya itu yang teranjurkan dalam penyesalan
Kamis, 08 April 2010
bukan untuk selamanya
lihatlah ..
hari berlalu tanpa ada kepastian
semua letak, bergantung pada perubahan
lihatlah..
ini semua hanya gulir kehidupan
aku, kamu, dan semua yang ada , akan berlalu
karena ini hanya persinggahan
karena ini hanya satu imajinasi dalam kenyataan
jangan merasa ini untuk selamanya
karena tak ada yang abadi di dunia
daun-daun pun tak bertahan lama pada tangkainya
bunga-bunga yang indah pun akan berguguran pada waktunya
resapi arti hidup
apa yang dicari dan apa yang harus dimiliki
hidupmu indah,hidupmu bahagia..?
ingatlah, itu bukan untuk selamanya..
Jumat, 19 Maret 2010
hujan dan stumpuk emosi
waktu trus bergulir bersama hujan dan belaian angin
geliat hati terangkul bersama kebencian
stiap langkah gontai tak dapat temukan haluan
terlalu banyak kemunafikan yang tersimpan
jiwaku lelah...
dan kulihat cahaya keemasan membelah angkasa bersama suara yg menggelegar
butiran permata lembut mulai jatuh di belantara yang tak berpenghuni
angin pun tak sabar berbagi kegelisahan
dingin....begitu dingin hingga hati tak mampu ungkap kepedihan
alunan suara alam ditengah kesepian
bangkitkan kenangan bersama sang pujaan
bribu tnya bergemuruh inginkan jawaban
tentangmaksut hati yang memilih diam bersama hujan
terlalu banyak kemarahan yang terabaikan
api dijiwa trus berkobar tak terpadamkan
namun semua terhalang sebuah perasaan yang terdalam
prasaan kasih dan sayang yang tak mungkin tergantikan
geliat hati terangkul bersama kebencian
stiap langkah gontai tak dapat temukan haluan
terlalu banyak kemunafikan yang tersimpan
jiwaku lelah...
dan kulihat cahaya keemasan membelah angkasa bersama suara yg menggelegar
butiran permata lembut mulai jatuh di belantara yang tak berpenghuni
angin pun tak sabar berbagi kegelisahan
dingin....begitu dingin hingga hati tak mampu ungkap kepedihan
alunan suara alam ditengah kesepian
bangkitkan kenangan bersama sang pujaan
bribu tnya bergemuruh inginkan jawaban
tentangmaksut hati yang memilih diam bersama hujan
terlalu banyak kemarahan yang terabaikan
api dijiwa trus berkobar tak terpadamkan
namun semua terhalang sebuah perasaan yang terdalam
prasaan kasih dan sayang yang tak mungkin tergantikan
Langganan:
Postingan (Atom)